Trump Perintahkan Pentagon Mendesain Ulang Kapal Induk AS dengan Steam Catapults
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani memorandum keamanan nasional yang memerintahkan Pentagon mendesain ulang sebuah kapal induk baru agar kembali menggunakan steam catapults sebagai mekanisme peluncuran pesawat. Perintah itu mengarahkan perubahan dari sistem elektromagnetik modern yang saat ini digunakan di kapal induk AS.

Dalam memorandumnya, Trump meminta Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Pelaksana Tugas Menteri Angkatan Laut Hung Cao untuk melaksanakan perubahan tersebut. Instruksi tertulis itu mengukuhkan preferensi lama Trump terhadap penggunaan steam catapults untuk meluncurkan jet dari kapal induk.
Perintah Presiden dan memorandum
Memorandum keamanan nasional yang ditandatangani pada hari Kamis itu memuat arahan eksplisit kepada pejabat terkait di Pentagon dan Angkatan Laut untuk merombak desain kapal induk baru. Arahan ini menandai langkah administratif untuk mengganti sistem peluncuran berbasis elektromagnetik dengan steam catapults, sebuah teknologi yang sebelumnya lebih umum pada kapal induk generasi lama.
Instruksi tersebut bersifat kebijakan tingkat tinggi, yang memerintahkan koordinasi antar-departemen untuk menerjemahkan keinginan presiden menjadi langkah teknis dan program pengadaan. Nama dua pejabat yang secara langsung dikenai arahan — Pete Hegseth sebagai menteri pertahanan dan Hung Cao sebagai pelaksana tugas menteri angkatan laut — disebutkan secara spesifik dalam dokumen itu.
Upaya Memperkenalkan Steam Catapults
Trump telah berulang kali menyatakan preferensinya terhadap steam catapults, dan sejak 2017 ia kerap menyatakan ide tersebut secara publik. Menurut pernyataannya, sistem digital dan elektromagnetik yang menjadi standar pada kapal induk modern dinilai olehnya terlalu “rumit”, sehingga ia ingin kembali pada mekanisme yang lebih tradisional.
Perintah untuk menggunakan steam catapults mencerminkan keinginan presiden agar desain kapal induk baru menyesuaikan dengan preferensi tersebut. Meski demikian, perubahan desain skala besar pada platform militer biasanya membutuhkan kajian teknis, penyesuaian anggaran, dan proses implementasi yang bisa memakan waktu, tergantung pada hasil penilaian internal instansi terkait.
Perbandingan Singkat Sistem Peluncuran
Saat ini, kapal induk AS generasi terbaru menggunakan sistem peluncuran berbasis elektromagnetik, sedangkan arahan presiden meminta kembali ke steam catapults. Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan bahwa sistem modern bersifat lebih digital dan kompleks, sehingga ia tetap memilih pendekatan yang dianggapnya lebih sederhana.
Perbedaan preferensi ini menyoroti perdebatan antara adopsi teknologi baru dan pertimbangan operasional atau preferensi pembuat kebijakan. Arahan presiden menempatkan beban pada pejabat militer untuk menilai bagaimana implementasi kembali steam catapults akan mempengaruhi desain kapal, operasi penerbangan, dan jadwal pengembangan kapal induk baru.
Pejabat yang Diberi Tugas
Pete Hegseth sebagai Menteri Pertahanan dan Hung Cao sebagai Pelaksana Tugas Menteri Angkatan Laut ditugaskan secara langsung untuk memenuhi arahan presiden. Memorandum mengharuskan kedua pejabat tersebut bekerja sama dan melaporkan langkah-langkah yang diambil untuk mengubah desain kapal induk sesuai perintah.
Penunjukan pejabat tertinggi dalam bidang pertahanan dan angkatan laut menunjukkan bahwa perubahan ini diperlakukan sebagai isu kebijakan nasional. Namun, rincian teknis dan jadwal pelaksanaan perubahan itu akan bergantung pada kajian internal, yang belum diumumkan secara rinci dalam isi memorandum yang diungkapkan kepada publik.
Latar Belakang Pernyataan Trump
Preferensi Trump terhadap steam catapults bukan hal baru; ia telah mengemukakan pandangan tersebut sejak 2017 ketika pertama kali menyatakan idenya secara publik. Sepanjang beberapa tahun terakhir, ia kerap mengkritik penggunaan sistem elektromagnetik sebagai terlalu kompleks dan menyampaikan keinginan agar Angkatan Laut mempertimbangkan kembali pilihan teknologi peluncuran.
Dengan memorandum terbaru ini, preferensi lama tersebut diposisikan menjadi instruksi formal yang harus ditindaklanjuti oleh jajaran pertahanan. Bagaimana langkah teknis, anggaran, dan waktu pelaksanaan akan diatur masih bergantung pada hasil kajian yang dilakukan oleh pejabat yang diperintahkan dalam memorandum.
Perintah ini menjadi perhatian karena menyangkut aspek desain dan kapabilitas salah satu platform militer terbesar negara. Keputusan untuk mengubah sistem peluncuran pada kapal induk baru akan melibatkan berbagai pihak di dalam Pentagon dan Angkatan Laut dalam menentukan langkah-langkah teknis selanjutnya.



